Sabtu, 26 Juli 2014

Honeymoon - Seminyak [part IV]

Sabtu-Minggu, 5-6 April 2014


**Kanishka Villa, Seminyak**

Kami berpindah tempat lagi, sengaja weekend menginap di daerah Seminyak yang lebih ramai di pusat kota. Kami menginap di Kanishka Villa 3D2N menggunakan voucher dari disdus dengan harga yang lumayan diskonnya. Surprise! Kamar yang kami pilih ternyata luaaas banget dan mewah, gak salah udah beli voucher di Groupon Disd. Terdiri dari 3 ruangan besar yaitu, ruang tv, ruang makan dan dapur bersih dalam satu area, area pool outdoor, dan ruang tidur dan kamar mandi bathroom yang sama luasnya...wah ini sih kayaknya lebih seru buat rame-rame ya. Kalau kaya gini jadi males buat ke ruang tv karena lumayan jalan haha *malesmodeon.

Ruang TV
Foto diambil dari ruang TV
Dari ruang makan, sebrangnya kamar tidur

Kamar Tidurnya, sukaa banget sama Victorian Sylenya
Planningnya disini kami lebih banyak di hotel aja, kalaupun keluar masih bisa jalan kaki karena deket kemana-mana. Kami makan di Warung Itali (sampe 2x loh saking enak pizza dan pastanya). Iseng malem mingguan di Woo Bar, seneng banget liat area poolnya yang cakep bingits. Berhubung males renang di area umum jadinya kita nongkrong aja sambil ngejus dan nungguin sunset. DJ nya belum panas, matahari udah tenggelam dan perut kita keroncongan haha. Karena menunya gak ada yang menggugah selera, akhirnya kami memutuskan pulang dan makan di warung Itali aja.

 **Woo Bar - The Westin Hotel, Seminyak**
The DJ with Sunset background
Waktunya pacaran :)

@Woo Bar - The Westin Hotel
Hubby's Siluet front of Kanishka Villas
The birthday happy wifey

Jumat, 25 Juli 2014

Honeymoon - Amed [Part III]

Looovee the Ubud ambiance

Villa berupa rumah panggung kayu, seru!



Makan siang di Lakeview Hotel & Restaurant (buffet)

Pede banget yak, bersendal jepit ria hehe gak sadar



Hari terakhir di Ubud, dihabiskan dengan berenang, foto-foto di sekitar villa dan menikmati suasana. Trip kita selanjutnya adalah Amed, Bali Timur. Mampir makan siang dulu dengan pemandangan Gunung Agung - Gunung Batur yang terhampar Danau Kintamani. Perjalanan Ubud-Amed memakan waktu sekitar 3 jam, dan transit di Kintamani sekitar 1 jam untuk makan siang. Alhamdulillah, driver villa bersedia mengantar kami ke daerah Amed dengan fee Rp 250.000,-. Sepanjang perjalanan naik turun naik turun gunung hehe sepi banget jadi lancar, desa-desa di Bali indah dan hijau seperti memandang Bali dari sisi lain, Subhanallah. Menuju Amed melewati daerah Tulamben lebih indah lagi, jalan berkelak-kelok dengan sisi pantai dan laut yang bersih dan biru..aak suka.

** Bubu Racok Homestay - Amed **
Sampai juga di Amed, kali ini kami memilih hunian lowbudget seharga Rp 450.000,-/malam. Random aja milih Bubu Racok dan ternyata asik, dekat pantai, jadi keluar kamar langsung nyebur :) Kami menempati kamar di lantai atas. Fasilitas balkon menghadap laut, kamar yang luas dengan queen bed dan kamar mandi shower.

Bubu Racok Homestay, enak banget sore-sore di Teras memandang lautan yang tenang

Selain laut pemandangan gunung juga ada, lengkap banget kan Amed
 Sayapun jatuh cinta sama Amed, karena disini lautnya tenang, airnya bening, jauh dari hingar bingar (walaupun ada beberapa kafe dengan para bule yang asik jedak-jeduk, tapi untung gak dekat sama penginapan). Kami mencoba jalan kaki keluar mencari makan malam, sepanjang jalan Jemeluk ini sepii sekali dan gelap. Beberapa wisatawan keluar berjalan kaki menggunakan senter, sama sekali gak ada kendaraan lewat. Akhirnya karena takut nyasar karena gelap gak keliatan, baru jalan 50m kami memutuskan makan di warung depan penginapan saja.

Besok pagi kami sarapan di teras sambil memandang laut yang bersih, laut yang bersebrangan dengan Gili Lombok. Bli staf Bubu Racok ramah sekali, kami dibuatkan Banana Pancake yang enaak banget, gak ada di tempat lain. Habis sarapan langsung lari ke pantai buat Snorkling, masih diguide sama Bli (maaf namanya lupa :p) katanya Bli gak usah jauh-jauh sewa boat karena di Pantai juga udah keliatan ikan dan terumbu karangnya. Bener loh, emang asik banget tapi sayangnya saya gak bisa berenang dan gak pake vest pelampung, jadi gak pede lah buat jauh-jauh liat ikan. Sempet liat ikan neon, di pinggiran aja udah cantiik.
Kami berenang-renang, ditemenin anak-anak kecil bule yang pada snorkling juga haha jadi malu. Ohya disini pantainya gak berpasir, tapi berkoral. Suami aja sampe ngumpulin beberapa koral buat dibawa pulang ke Jakarta hihihi gak bisa banyak-banyak nanti kopernya berat isi batu. 
Snorkling dari Pantai depan penginapan, airnya jerniih banget
Semalam di Amed cukup puas, walaupun perjalanan jauh tapi semuanya kebayar. Besoknya kami menuju Seminyak, tapi tentunya transit dulu di Wisata Pemandian Tirta Gangga, daerah Karangasem yang dekat dengan Amed. tadinya mau ke Taman Gantung, Taman Kerajaan Karangasem tapi sayangnya waktunya gak cukup.

Panas tapi indah

Tempat mandinya putri-putri ini masih terawat dengan baik

Bule-bule asik renang, bikin ngiri .. panas-panas gini enak nyebuur



Difotoin sama cewek bule, baik banget makasiih ya miss 

Bali, Rabu 2 April 2014

Rabu, 23 Juli 2014

Honeymoon - Ubud [Part II]

Pagi di Ubud ditemani kabut...
Dari jendela kamar

Segarnya cuaca pagi di Ubud, udaranya bener-bener fresh bikin nyaman. Padahal pengen banget berenang tetapi karena dasarnya Ubud itu sudah dingin dan ditambah kabut, kebayang dong malesnya beranjak dari tempat tidur. Tapi berhubung kita gak sewa mobil untuk keliling ubud hari ini, akhirnya mau gak mau jam 7 udah harus sarapan supaya gak ketinggalan shuttle bus menuju pusat Ubud jam 9.

hot tea, banana pancake, melon juice
Jajaran villa di DD Villas ini jaraknya jauh-jauh antara satu rumah dengan yang lain. Kitchen Barnya pun agak ke dalam area yang melewati deretan villa dan naik-turun, khas pedesaan. Setelah bersiap-siap, kami memilih sarapan di Kitchen Bar untuk menikmati suasana villa dan udara segar. Menu sarapan saya jatuh pada banana pancake sementara suami makan roti bakar omelette... hmm yummy banget pancake pisangnya bikin nagih. 

Toast, Hot Tea and Carrot Juice


Selesai makan dan tentu saja berfoto-foto, kami menuju lobby yang letaknya paling atas menaiki tangga...hoss..hoss..huft ngos-ngosan :) yaah ternyata kami ketinggalan shuttle bus. Akhirnya dapat tawaran dari pihak villa untuk sewa mobil selama 3 jam. Setuju deh, karena saya ingin sekali ke Pura Tirta Empul dan Istana Kepresidenan Tampak Siring. Sepakat diantar kesana dan jam 12 baru didrop di Pusat Ubud. Untuk pulangnya kami bisa menunggu shuttle bus menjemput jam 4 sore.


** Tampak Siring & Ubud (pusat) **

Pura Tirta Empul - Tampang Siring

Setelah puas menikmati Pura Tirta Empul, kami menuju Istana Kepresidenan Tampak Siring. Lagi-lagi setelah 2x kesini masih saja gagal masuk haha.. baru tahu, ternyata mesti daftar dulu beberapa hari sebelumnya. Ada tata krama berpakaian juga, gak boleh pakai celana pendek dan sandal. Haduh, padahal saat itu kami lagi asik ber sendal jepit ria. Selanjutnya kami diantar Bli Made menuju iconnya Ubud, yaitu persawahan terasering. Sayangnya lagi males capek-capek, padahal banyak anak-anak kecil bule berlarian meniti pematang sawah sampai ke ujung dengan ceria.
Terasering - Ubud

Pose dulu
** Queens Tandoor Restaurant **

Waktunya makan siang, kami didrop di Pusat Ubud dan bisa dengan bebas jalan-jalan mengitari pasar. Karena bingung memilih tempat makan yang halal, akhirnya kami tertuju pada restoran India -Queens Tandoor. Saya memilih Chicken Frankies, semacam lumpia tapi didalamnya ada nasi dengan potongan ayam.

Chicken Frankies
Buat orang mungkin ini cemilan, tapi buat saya cari aman haha takut rasanya kurang cocok jadi saya pesen yang minimalis ajah...sebenernya sih ini enak banget lho, cm karena rempah2nya menusuk sementara saya gak kuat pedes, padahal ini cita rasa masakan asli sesungguhnya. Tapi bikin saya ketagihan pengen makan lagi kapan-kapan :) Suami makan Chicken Briyani, makannya langsung di kuali tanah liat hehe eeenaaak.


Nasi Briyani
** Museum Puri Lukisan **
Habis itu blank, karena gak pegang itinerary jadi gak tau mau kemana lagi. Pilihan satu-satunya ke Museum Antonio Blanco, karena kalau mengacu pada Google Maps jaraknya deket banget dari tempat kami berpijak dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Setelah sampai, oow..ternyata salah yang ini bukan Museum Antonio Blanco melainkan Museum Puri Lukisan.

Lukisannya bagus

Surat-surat dan buku harian pendiri Museum Puri Lukisan
Museum Puri Lukisan ini luas sekali, di area depan terdapat restoran dan hotel. Letak Museumnya agak kedalam, dengan taman-taman dan kolam yang luas dan terbagi di 4 bangunan. Masing-masing bangunan diisi dengan karya-karya pelukis Bali dan Luar Negeri (Barat dan Jepang) sesuai dengan abadnya masing-masing. Selesai berkeliling kami diminta menikmati welcome drink dan cake di restoran.
Love the garden
Sore menjelang tetapi cuaca masih panas, melihat orang hilir mudik sambil jilatin es krim kok enak banget ya. Akhirnya mampir deh ke gerai eskrim "Oops Gelato". Pilihan suami blueberry cheesecake ice cream dan saya jatuh hati pada Nero (dark silverqueen) dan tepat sekali, si dark coklat ini enaaak banget bikin nagih..sayangnya di Jakarta belum pernah nemu varian ini.

Mau semuaa!!
Masih menunggu shuttle datang menjemput, kami pun berkeliling pertokoan di seputar Ubud dan belanja mie instant untuk makan malam. Udara yang gerah bikin saya pengen cepat-cepat istirahat di Villa yang sejuk dan tentu saja berenang ^,^

Selasa, 22 Juli 2014

Honeymoon [part I]

Yaayy!! setelah selesai dari segala printilan persiapan nikah yang agak ruwet tapi happy itu, sekarang tiba saatnya kita untuk liburan ke Bali.



Tiket pesawat dengan harga miring, voucher2 hotel dan rencana perjalanan sudah ditangan dari 6 bulan sebelum nikah hihi #niat . Awalnya sempet bingung mau berangkat tgl berapa. Karena kami menikah di hari Minggu tgl 30 Maret, dan Seninnya merupakan hari libur nasional yaitu Hari Raya Nyepi. Sebenarnya kami pengen ikut merasakan bagaimana meNyepi di Bali, pengen merasakan keheningan dengan atmosfer yang berbeda. Tapi nyari waktu penerbangan untuk sampai di Bali sebelum Nyepi dimulai rasanya mepet banget. Mau gak mau selesai acara resepsi jam 1 siang harus jalan ke Bandara, tapi dari Bekasi kan lumayan jauh nanti jangan2 sampe di Bali bandaranya udah tutup lagi. Ohya selain kami menikah di long weekend, minggu depannya juga merupakan hari libur untuk Pemilihan Umum Presiden jadi walaupun kami punya hak cuti menikah sebanyak 6 hari tetapi karena banyak tgl libur jdnya total 10 hari.. asiiik 
Tadinya mau bener-bener memanfaatkan cuti 10 hari itu, tapi karena takut bosan di Bali dan lagipula kepotong Nyepi maka plan B nya adalah Lombok (Gili Trawangan) - Bali, yess honeymoon ke banyak tempat wohooo. Setelah bolak-balik ngitung pengeluaran untuk 3 hari Lombok dan 4 hari Bali wow bisa beli motor tuh. Selain itu mengingat harus ke beberapa tempat kayaknya takut capek deh, sementara kan kami harus dalam keadaan bugar supaya bener-bener bisa menikmati liburan kali ini.

Akhirnya diputuskan bahwa berangkat Selasa tgl 1 April, 2 hari setelah acara pernikahan dan pulang 2 hari sebelum masuk kantor. Kami juga jadi punya waktu kumpul sama keluarga sebelum berangkat honeymoon. Kebetulan Yang Ti, Oom - Tante dan Saudara-saudara suami ada yang menginap di rumah jadi bisa sekalian ajang perkenalan. Kami juga masih punya waktu untuk berkemas dan belanja untuk keperluan perjalanan.


Selasa, 1 April 2014

Jam 10 pagi kami berangkat dari rumah menggunakan taksi, selama perjalanan ternyata padat merayap. Agak deg-degan juga sih walaupun kami sudah mengantisipasi berangkat lebih pagi, karena penerbangannya jam 2 siang. Alhamdulillah jam 12 sampe di Bandara Soeta, kami masih bisa sholat dan makan siang dulu.


* DD Ubud Villas *

Alhamdulillah sampai juga di Bali jam 16.00 WIT, penerbangan lancar dan pak Nyoman yang bertugas menjemput kami pun sudah ada. Dari Bandara langsung ke Ubud memakan waktu sekitar 1 jam, sampailah di Villa DD Ubud jam 17.30 WIT hari sudah semakin gelap. Lokasi villanya asik banget, melalui jalanan curam naik-turun. Yup berada di lembah dengan hawa yang sangat sejuk, kanan-kiri hutan dan temaram minim cahaya. Berhubung hari sudah gelap jadi gak bisa foto-foto deh.


Setibanya kami disana dapet suguhan welcome drink berupa jus pepaya jeruk :9 yummy. Berhubung laper dan kayanya jauh dari pusat kota plus kami gak punya kendaraan, akhirnya diputuskan untuk makan malam aja di villa. Kami pesen 1/2 ekor ayam bakar taliwang yang sambelnya enaaak banget, ayamnya juga sih hehe. Makan di teras villa remang-remang dengan pemandangan yang gelap gulita, seru banget. Tapi kalau kayak gini mesti siap ngadepin serangga aja. But all is good.



Menyenangkan sekali bisa menginap di DD Ubud Villas - Tegalalang ini, suasananya yang hening cocok untuk merelaksasi tubuh dan pikiran. Kami mendapatkan harga promo dari website groupon.co.id dengan special rates untuk menginap 2 hari 2 malam. Puas banget menginap disini, pemandangannya indah, makanannya enak, villanya nyaman dan pelayanannya memuaskan. Kapan-kapan mau banget nginep disini lagi :)   


Pemandangan pagi, menyegarkan mata dan pikiran


Open Bathroom, ciamik!

Cantiknya DD Ubud Villas ini, bikin gak mau pulang





Senin, 21 Juli 2014

Terima kasih untuk vendor lainnya

1. PaO Entertainment
Senengnya dibantuin sama PaO Entertainment, mba ichanya ramah banget ngobrol via whatsapp sama saya.
Pertama kali bikin wedding playlist, agak-agak ragu...hmm bisa dimainin gak ya? secara selera kami agak-agak unik hehe minta dibawain hoppipollanya Sigur Ros ampe anthemnya Liverpool yaitu You Never Walked Alone (yaah tau kan ini requestnya siapa kikikiiik). Walaupun saya sebenernya udah punya wedding playlist dari 5 tahun lalu (laah, kerajinan banget) ternyata agak bosan yah karena emang disetiap nikahan pasti lagu itu ada, contoh aja One Thousand Yearnya Christina Ricci, akhirnya saya coret deh dari list.
Mba Icha, ownernya PaO ramah sekali dengerin kegalauan saya. Soal playlist yang pertama itu bisa aja katanya, cuma alangkah lebih indahnya jika dibawain quartet pake biola, grand piano, bass, dan gitar akustik. Hiks apadaya celengan tinggal seadanya, akhirnya deal hanya pakai organ tunggal dan merelakan beberapa lagu kesayangan kami berdua gak jadi dibawain. Walaupun begitu PaO Entertainment tetep ramah melayani looh hihi, bahkan Mba Icha sendiri yang nyanyi dinikahan saya...aaw so appreciated, thank you Mba Icha. 


Saya gak inget lagu apa aja yang dibawain, karena dari pelaminan itu gak bisa konsen denger lagunya (yaeyaalaah emangnya konser). Yang saya denger bahwa lagunya Beyonce "Love on Top" dan "Teman Hidup"nya Tulus dibawain dengan keren sama Mbak Icha *mehappy*

Our wedding song list:
1. love on top - beyonce
2. teman hidup - tulus
3. karena kamu cuma satu - naif
4. daylight - maroon 5
5. i wanna grow old with you - westlife
6. wonderwall - oasis 
7. dia - maliq and the essential
8. thank God i found you - mariah carey feat boyz II men
9. love song - the cure
10. here there and everywhere - the beatles
11. yellow - coldplay
12. picture of you - boyzone
13. anugerah terindah - sheila on 7
14. kiss me - sixpence none the richer
15. closer - travis


2. Busana Akad Nikah by Amy Collection
Ini detail busana akad saya, bingung apakah ini termasuk Kebaya Modifikasi atau apa ya. Yang jelas saya memang menghindari kebaya pas badan dan kain batik di acara akad. Kenapa? Karena, saya pengen banget leluasa tanpa harus canggung atau terlihat clumsy dengan pakaian yang saya tidak pandai memakainya. Yup, saya grasak-grusuk banget orangnya. Gak bisa gitu dengan anggun melenggang berkain jarik plus kebaya, apalagi dalam acara akad nikah dimana tempatnya di Masjid yang notabene harus bersimpuh dan belum lagi saat sungkeman :)) Akhirnya saya minta Teh Amy, penjahit langganan saya untuk membuatkan terusan dengan bentuk A Line. Puas banget sama hasilnya, apalagi bordiran dan payetnya yang sangat wah. 


3. Cincin Kawin
Terima kasih untuk Yuosee Jewelry, ini dia penampakan tanda ikatan kasih kami. Sepasang cincin, mas putih untuk saya dan palladium untuk @fadilarsta 


4. Busana resepsi
Busana akad mempelai Pria, berupa jas nasional, peci dan selop oleh LGallery. Begitu juga dengan busana Resepsi kami dengan adat Jawa. Alhamdulillah gak ada halangan baik saat fitting maupun pas acara, baik pakaiannya maupun tata jilbabnya nyaman dipake, gak bikin pusing ataupun sakit.


5. Onestudio Photography
Beberapa hasil foto di blog ini merupakan karya Onestudio Photography, jadi bisa dilihat sendiri yaa hasilnya bagaimana :) Ini saya pilih paket yang standard hanya 1 fotografer dan 1 kameramen untuk video, tapi saya juga dapet beberapa candid shoot yang bagus-bagus loh. Saya puas sama hasil dan koordinasi baik sebelum acara dan tentu sesudahnya.



Sekali lagi, terima kasih banyak untuk para vendor yang telah membantu pernikahan kami menjadi lebih sempurna dan berkesan.

Love, xoxo